Klaim Artikel Anda
Verifikasi kepemilikan artikel akademik
Apakah artikel-artikel ini milik Anda?
Daftarkan diri Anda sebagai author untuk mengklaim artikel dan dapatkan profil akademik terverifikasi dengan fitur lengkap.
Badge Verifikasi
Profil terverifikasi resmi
Statistik Lengkap
H-index, sitasi, dan metrik
Visibilitas Tinggi
Tampil di direktori author
Kelola Publikasi
Dashboard artikel terpadu
Langkah-langkah Klaim Artikel:
- 1. Daftar akun author dengan email akademik Anda
- 2. Verifikasi email dan lengkapi profil
- 3. Login dan buka menu "Klaim Artikel"
- 4. Cari dan klaim artikel Anda
- 5. Tunggu verifikasi dari admin (1-3 hari kerja)
Menampilkan 1–2 dari 2 artikel
Peran PPAT Dalam Penyelesaian Sengketa Non Litigasi Tumpang Tindih Penetapan Tanda Batas Tanah Untuk Pendaftaran Tanah Pertama Kali di Kantor Pertanahan Kabupaten Purbalingga
Jurnal Penelitian Serambi Hukum
Vol 19
, No 01
(2025)
Land registration is a very important thing to get legal certainty regarding someone's land ownership, especially with the rampant news of land mafia cases, land grabbing, and the issue of abandoned and unregistered land will be taken by the State, which actually needs to be further deepened in its understanding about the takeover of abandoned land by the state so that it does not become a Hoax news. These issues have succeeded in making people begin to realize the importance of registering thei...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI
Pemberian MP-ASI pada Balita Usia 25-60 Bulan : Studi Deskriptif di Wilayah Pedesaan Kabupaten Klaten
ASJN (Aisyiyah Surakarta Journal of Nursing)
Vol 5
, No 2
(2024)
Latar Belakang: Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) diberikan sesuai kebutuhan gizi anak usia enam bulan. Data 2015-2020 menunjukkan 56% bayi 0-6 bulan sudah menerima makanan selain ASI, dengan lebih dari 40% ibu di Indonesia memberikan MP-ASI terlalu dini, yang berisiko meningkatkan malnutrisi hingga 2-3 kali lipat. Sementara itu, hanya 40% bayi di Indonesia mendapatkan ASI eksklusif, dan angka ini diperkirakan meningkat pada 2025. Penelitian ini dilakukan di desa pelosok dengan mayoritas penduduk...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI