Klaim Artikel Anda
Verifikasi kepemilikan artikel akademik
Apakah artikel-artikel ini milik Anda?
Daftarkan diri Anda sebagai author untuk mengklaim artikel dan dapatkan profil akademik terverifikasi dengan fitur lengkap.
Badge Verifikasi
Profil terverifikasi resmi
Statistik Lengkap
H-index, sitasi, dan metrik
Visibilitas Tinggi
Tampil di direktori author
Kelola Publikasi
Dashboard artikel terpadu
Langkah-langkah Klaim Artikel:
- 1. Daftar akun author dengan email akademik Anda
- 2. Verifikasi email dan lengkapi profil
- 3. Login dan buka menu "Klaim Artikel"
- 4. Cari dan klaim artikel Anda
- 5. Tunggu verifikasi dari admin (1-3 hari kerja)
Menampilkan 51–60 dari 63 artikel
ANALISIS KEAUSAN BAJA St.40 MENGGUNAKAN TRIBOTESTER PIN-ON-DISC DENGAN VARIASI KONDISI PELUMAS
Majalah Ilmiah Momentum
Vol 9
, No 2
(2014)
Keausan pada suatu komponen sistem permesinan banyak dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satu diantaranya jenis material dan pelumas yang digunakan. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui pengaruh pelumas terhadap keausan pada suatu material komponen permesinan. Material yang digunakan pada pengujian ini adalah material baja jenis baja karbon rendah yaitu: baja St.40 . Sedangkan variasi pelumas yang digunakan pada p...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI
ANALISA KONDUKTIVITAS TERMAL BAJA ST-37 DAN KUNINGAN
Majalah Ilmiah Momentum
Vol 9
, No 1
(2013)
Dasar pengujian konduktivitas termal adalah mengukur beda suhu suatu bahan akibat adanya penambahan energi panas pada salah satu ujung bahan. Perencanaan ini didasarkan pada konsep konduksi, yaitu berdasarkan hukum kedua termodinamika konduktivitas panas dapat diukur jika terjadi perpindahan panas dari suhu yang tinggi ke suhu yang rendah. Tujuan dari rancang bangun alat uji konduktivitas termal pada penelitian ini adalah untuk mengukur konduktifitas panas logam ST 37 dan Kuningan. Hasil pengu...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI
PENGUJIAN PERFORMANCE MOTOR LISTRIK AC 3 FASA DENGAN DAYA 3 HP MENGGUNAKAN PEMBEBANAN GENERATOR LISTRIK
Majalah Ilmiah Momentum
Vol 9
, No 1
(2013)
Motor listrik merupakan perangkat elektromagnetis yang mengubah energi listrik menjadi energi mekanik. Energi mekanik ini digunakan untuk memutar impeller pompa, fan atau blower, menggerakan kompresor, mengangkat bahan, dll. Motor listrik digunakan juga di rumah (mixer, bor listrik, fan angin) dan di industri. Motor listrik kadangkala disebut “kuda kerjaâ€nya industri sebab diperkirakan bahwa motor-motor menggunakan sekitar 70% beban listrik total di industri. Pengujian performance mo...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI
ANALISA KERUGIAN PEMIPAAN PADA SAMBUNGAN DIVERGEN DAN KONVERGEN
Majalah Ilmiah Momentum
Vol 1
, No 2
(2013)
Pada sistem pemipaan tidak bisa terlepas dari kerugian akibat sistem pemipaan itu sendiri. Analisa kerugian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kerugian yang ditimbulkan oleh sambungan elbow dalam sistem pemipaan air. Alat penelitian yang digunakan sistem tertutup dimana air disirkulasi dengan menggunakan pompa sentrifugal. Data output dari alat ini merupakan beda ketinggian level air pada selang ukur sebelum dan sesudah melewati sambungan divergen dan konvergen. Dari data tersebut ak...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI
EFEK MODERASI NEED FOR ACHIEVEMENT PADA PENGARUH KOMPETENSI TERHADAP KINERJA PENGAWAS TK/SD
Jurnal Ekonomi dan Kewirausahaan
Vol 10
, No 1
(2012)
ABSTRACT These results indicate that (1) Competency had a positive and significant on the performance of supervisors. This is indicated by the significance test of regression coefficient of competence (β1) with p value <0,05. (2) Need for achievement had a positive and significant on the performance of supervisors. This is indicated by the significance test of regression coefficient oh need for achievement with p value < 0,05. (3) Need for achievement does moderate on the influence of com...
Sumber Asli
Google Scholar
KARAKTERISASI KOEFISIEN GESEKPERMUKAAN BAJA ST 37 PADABIDANG DATAR TERHADAPVISKOSITAS PELUMAS
Majalah Ilmiah Momentum
Vol 8
, No 2
(2012)
Pada permesinan tidak lepas adanya kontak mekanik antara elemen satudengan elemen lainya. Kontak mekanik tersebut mengakibatkan terjadinya(wear) keausan. Untuk mengurangi keausan dapat dengan memberikanpelumasan. Keausan ada yang memang diperlukan dan ada yang harusdihindari. Keausan yang diperlukan misalnya proses grinding, cutting,pembubutan dan lain lain, sedang keausan yang harus dihindari adalahkontak mekanik pada elemen mesin yang digunakan untuk mentransmisikandaya. Tujuan penelitian ini...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI
ANALISA KEAUSAN STEADY STATE PADA KONTAK PIN-ON-DISC DENGAN SIMULASI ELEMEN HINGGA
Majalah Ilmiah Momentum
Vol 8
, No 1
(2012)
Mekanisme kontak antara komponen yang satu dengan yang lain dapatterjadi dalam komponen mesin. Hal ini akan mengakibatkan berbagaimasalah, diantaranya adalah keausan. Dalam kontak sliding, para penelitimembagi keausan menjadi tiga fase, yaitu: running-in, steady state (fasetunak) dan wear out. Pada fase steady state, penyesuaian laju keausan,tekanan kontak, kekasaran permukaan, dan konformalitas permukan yangsaling kontak telah mencapai kondisi yang stabil Analisa keausan pin-ondiscantara baja d...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI
ANALISIS PENGARUH KECEPATAN PUTAR DAN KECEPATAN PEMAKANAN TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN MATERIAL FCD 40 PADA MESIN BUBUT CNC
Majalah Ilmiah Momentum
Vol 8
, No 1
(2012)
Dengan perkembangannya teknologi CNC (Computer NumericalControl), sebuah industri yang bergerak dibidang engineering yangmemerlukan tingkat kepresisian dimensi dengan toleransi yang kritis dalammembuat sebuah produk, maka CNC lebih dipilih untuk mencapai maksuddan tujuan tersebut karena CNC lebih mempunyai keunggulan daripadamesin konvensional karena CNC tidak banyak seting, tool bergerak secaraotomatis ,pergerakan mesin dapat dimonitor, sehingga dalam pengerjaansebuah material dengan variasi ke...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI
ANALISA PENGARUH BAHAN DASAR PELUMAS TERHADAP VISKOSITAS PELUMAS DAN KONSUMSI BAHAN BAKAR
Majalah Ilmiah Momentum
Vol 8
, No 1
(2012)
Kontak mekanik adalah hal yang tidak bisa dihindari pada permesinan,meminimalkan keausan akibat kontak adalah dengan cara memberikanpelumas pada sistem tersebut. Ketahanan viskositas pelumas terhadaptemperatur sangat dipengaruhi oleh jenis bahan dasar pelumas. Tujuanpenelitian ini untuk mengetahui pengaruh bahan dasar pelumas terhadapviskositas dan konsumsi bahan bakar. Pada penelitian ini menggunakan jenispelumas mineral, semi sintetik dan sintetik. Pengukuran dilakukan padasetiap jarak tempuh...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI
MENGENAL PELUMAS PADA MESIN
Majalah Ilmiah Momentum
Vol 7
, No 1
(2011)
Kontak mekanik adalah hal yang tidak bisa dihindari pada permesinan, meminimalkan keusan akibat kontak adalah dengan cara memberi pelumas pada sistem tersebut. Cara memilih pelumas pada mesin harus mempertimbangkan tiga hal pokok, yaitu putaran mesin, tekanan kontak atau beban dan temperatur kerja. Indek Viskositas pelumas menunjukkan kerja pelumas yang sangat dipengaruhi oleh temperatur kerja. Kekentalan atau viskositas pelumas mempengaruhi koefisien gesek permukaan kontak, sehingga...
Sumber Asli
Google Scholar
DOI