📅 24 December 2018
DOI: 10.31942/pgrs.v6i2.2540

PENDIDIKAN ISLAM PLURALIS-MULTIKULTURAL UPAYA MENANGKAL ANARKISME DALAM PENDIDIKAN

Jurnal Progress: Wahana kreativitas dan Intelektualitas
Universitas Wahid Hasyim

📄 Abstract

AbstracIndonesia is a multicultural and multireligious country. Therefore, it isnecessary to study the development model of religion that emphasizes thelearning model with the overriding goal of combating violence, poverty,corruption, manipulation and the like. Many events anarchism (hardness)and terrorism in the name of Islam, invite the questions that it is true thatIslam as a religion rahmatanlil 'alamin. For these conditions, the concept ofIslamic education-based pluralist-multicultural is an offer that is absolutelynecessary, in order to create conditions more progressive in terms oftolerance.Keywords: Islamic Education, Pluralist-Multicultural, Anarchism.AbstrakIndonesia merupakan negara dan bangsa yang multikultural danmultireligius, oleh sebab itu perlu adanya model pengembanganpembelajaran agama yang menekankan kepada model pembelajaran dengantujuan utama yaitu memerangi kekerasan, kemiskinan, korupsi, manipulasidan sejenisnya. Merebaknya peristiwa anarkisme (kekerasan) dan terorismeyang mengatasnamakan Islam, mengundang pertanyaan benarkah Islamsebagai agamarahmatan lil ‘alamin. Untuk kondisi tersebut, koseppendidikan Islam berbasis pluralis-multikultural merupakan tawaran yangmutlak perlu, supaya tercipta kondisi yang lebih progesif dalam artiantoleransi.Kata kunci: Pendidikan Islam, Pluralis-Multikultural, Anarkisme.

ℹ️ Informasi Publikasi

Tanggal Publikasi
24 December 2018
Volume / Nomor / Tahun
Volume 6, Nomor 2, Tahun 2018

📝 HOW TO CITE

Sahlan, Taslim; Zulfa, Laila Ngindana, "PENDIDIKAN ISLAM PLURALIS-MULTIKULTURAL UPAYA MENANGKAL ANARKISME DALAM PENDIDIKAN," Jurnal Progress: Wahana kreativitas dan Intelektualitas, vol. 6, no. 2, Dec. 2018.

ACM
ACS
APA
ABNT
Chicago
Harvard
IEEE
MLA
Turabian
Vancouver

🔗 Artikel Terkait dari Jurnal yang Sama

📊 Statistik Sitasi Jurnal

Tren Sitasi per Tahun