📅 27 February 2023
DOI: 10.36409/jika.v7i2.184

DETERMINAN BUDAYA TARAK MAKAN DENGAN PROSES PENYEMBUHAN RUPTUR PERINEUM IBU POSTPARTUM

Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Ar-Rum

📄 Abstract

Ibu nifas membutuhkan makanan bergizi untuk memulihkan kesehatan, mempercepat penyembuhan luka, dan mendukung pemberian ASI, sehingga tidak disarankan untuk menghindari makanan tertentu. Pantangan makanan adalah larangan makan makanan tertentu yang mewakili kepercayaan dan tradisi masyarakat. Jika mereka melanggar, maka nyawa orang yang melanggar dalam kondisi bahaya. Beberapa faktor memengaruhi penyembuhan luka perineum, salah satunya adalah retensi makanan. Dalam hal ini, masih ada ibu nifas yang melakukan pola pantang makan. Oleh karena itu, tidak jarang para ibu mengalami gangguan penyembuhan luka pada perineumnya.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kebiasaan pantang makan dengan lamanya penyembuhan perineum pada ibu pasca bersalin. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif analitik dengan teknik purposive sampling yang berjumlah 49 responden, waktu penelitian April-Agustus 2022. Tempat penelitian di Puskesmas wilayah Demak. Analisa bivariat menggunakan Chi Square. Hasil penelitian: menunjukkan bahwa ada hubungan antara kebiasaan berpantang makan dengan lamanya penyembuhan luka perineum pada ibu nifas nilai p value = 0,00. Simpulan, terdapat hubungan antara kebiasaan berpantang makan dengan lamanya penyembuhan luka perineum pada ibu postpartum.

🔖 Keywords

#Pantang makan; ruptur perineum; postpartum

â„šī¸ Informasi Publikasi

Tanggal Publikasi
27 February 2023
Volume / Nomor / Tahun
Volume 7, Nomor 2, Tahun 2023

📝 HOW TO CITE

Maharani, Kristina; Qomariyah, Qomariyah; , "DETERMINAN BUDAYA TARAK MAKAN DENGAN PROSES PENYEMBUHAN RUPTUR PERINEUM IBU POSTPARTUM," Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum, vol. 7, no. 2, Feb. 2023.

ACM
ACS
APA
ABNT
Chicago
Harvard
IEEE
MLA
Turabian
Vancouver

🔗 Artikel Terkait dari Jurnal yang Sama

📊 Statistik Sitasi Jurnal