πŸ“… 31 July 2024
DOI: 10.56186/jkkb.181

Penerapan Latihan Asertif Untuk Mengatasi Masalah Utama Perilaku Kekerasan Pada Pasien Skizofrenia Di Wisma Abiyasa Soerojo Hospital Magelang

Jurnal Keperawatan Karya Bhakti
Sekolah Tinggi Kesehatan Karya Bhakti Nusantara Magelang

πŸ“„ Abstract





 


Abstrak


 




 


Latar Belakang : Skizofrenia merupakan salah satu gangguan jiwa yang paling sering dijumpai, suatu sindrom yang ditandai dengan adanya perubahan kognitif, persepsi, emosi dan aspek lain seperti perilaku. Perubahan perilaku yang dapat membahyakan baik pada diri sendiri, orang lain maupun lingkungan disebut dengan perilaku kekerasan. Perilaku kekerasan dapat dikontrol dengan penatalaksanaan farmakologi dan non-faramakologi. Salah satu penatalaksanaan non-farmakologi dengan memberikan latihan asertif. Tujuan: mengetahui penurunan tanda dan gejala perilaku kekerasan pada Tn. H dan Tn. M sebelum dan sesudah latihan asertif dan dilakukan penerapan latihan asertif. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan strategi studi kasus, menggunakan 2 responden yaitu pasien yang mengalami perilaku kekerasan di Wisma Abiyasa Soerojo Hospital Magelang. Tindakan dilakukan selama 4 hari  dengan pemberian penerapan latihan asertif selama 30  menit, mengukur tanda dan gejala perilaku kekerasan pada pre test dan post test dan  wawancara. Hasil: Latihan asertif dapat menurunkan tanda dan gejala perilaku kekerasan pada Tn. H sebesar 2 dan Tn. M sebesar 1. Simpulan: penerapan latihan asertif efektif untuk menurunkan tanda dan gejala perilaku kekerasan namun hal ini dapat terjadi karena pemberian terapi farmakologi yang teratur.
 
Kata Kunci: Latihan Asertif., Perilaku Kekerasan., Skizofrenia


 




Abstract



 
 
 



Background: Schizophrenia is one of the most common mental disorders, a syndrome characterized by changes in cognition, perception, emotions and other aspects such as behavior. Changes in behavior that can harm oneself, others or the environment are called violent behavior. Violent behavior can be controlled with pharmacological and non-pharmacological management. One non-pharmacological treatment involves providing assertive training.Objective: to determine the reduction in signs and symptoms of violent behavior in Mr. H and Mr. M before and after assertive training and applying assertive training. Method: This research is a qualitative descriptive study with a case study strategy, using 2 respondents, namely patients who experienced violent behavior at Wisma Abiyasa Soerojo Hospital Magelang. The action was carried out for 4 days by providing assertive training for 30 minutes, measuring signs and symptoms of violent behavior in the pre-test and post-test and interviews. Results: Assertive training can reduce signs and symptoms of violent behavior in Mr. H is 2 and Mr. M is 1. Conclusion: the application of assertive training is effective in reducing signs and symptoms of violent behavior, but this can occur due to regular pharmacological therapy.
 
Keywords: Assertive Training., Schizophrenia., Violent Behavior.

πŸ”– Keywords

#Latihan asertif; Perilaku kekerasan; Skizofrenia; Assertive training; Violent Behaviour; Schizophrenia

ℹ️ Informasi Publikasi

Tanggal Publikasi
31 July 2024
Volume / Nomor / Tahun
Volume 10, Nomor 2, Tahun 2024

πŸ“ HOW TO CITE

Rusminah, Rusminah; Murti, Fajar Wisnu; Siswanto, Siswanto, "Penerapan Latihan Asertif Untuk Mengatasi Masalah Utama Perilaku Kekerasan Pada Pasien Skizofrenia Di Wisma Abiyasa Soerojo Hospital Magelang," Jurnal Keperawatan Karya Bhakti, vol. 10, no. 2, Jul. 2024.

ACM
ACS
APA
ABNT
Chicago
Harvard
IEEE
MLA
Turabian
Vancouver

πŸ”— Artikel Terkait dari Jurnal yang Sama

πŸ“Š Statistik Sitasi Jurnal

Tren Sitasi per Tahun